Rabu, 01 Juli 2015

Instalasi Debian

Menurut Wiki, Debian (/iconˈdebiən/) adalah sistem operasi komputer yang   tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Debian GNU/Linux memuat perkakas sistem operasi GNU dan kernel Linux merupakan distribusi Linux yang populer dan berpengaruh. Debian didistribusikan dengan akses ke repositori dengan ribuan paket perangkat lunak yang siap untuk instalasi dan digunakan.

Langsung saja, disini saya menggunakan Debian 8.1

1. Pastikan anda sudah mempunyai ISO-nya, disini anda dapat menggunakan CD
    maupun USB Flashdisk.
2. Pastikan anda juga sudah mensetting bios dengan benar
3. Setelah komputer me-reboot, akan muncul tampilan seperti ini. Disini juga
    dapat memilih dengan cara apa kita akan menginstal, dan disini saya akan
    menggunakan yang instal.


 4. Pilih bahasa, disini juga saya menggunakan bahasa inggris karena bahasa
     inggris adalah bahasa internasional, dan jika anda masih merasa asing
     dengan bahasa inggris sebaiknya anda gunakan bahasa Indonesia.


5. Pilih Lokasi, karena dimenu tersebut tidak ada Indonesia maka kita pilih
    other

Pilih Asia, karena Indonesia merupakan lingkungan Asia


Nah disini baru ada Indonesia


6. Disini, kita memilih United States


7. Selanjutnya, kita harus memilih keyboard yang kita gunakan


8. Selanjutnya, muncul kotak dialog bahwa configurasi jaringan failed, kita pilih
    continue saja


9. Lalu kita diperintahkan untuk memilih configurasi, kita pilih yan manual saja


10. Kemudian kita masukan IP dan / atau subnetmasknya


11. Masukan Gateway-nya


12. Masukan Name Server address, sama dengan gateway-nya


13. Selanjutnya kita masukan hostname


14. Kemudian masukkan domain name, disini menandakan apakah instalasi
      debian ini digunakan untuk individu atau kelompok


15. Masukan pasword untuk root


16. Masukan ulang pasword-nya


17. Masukan nama lengkap anda maupun organisasi yang akan digunakan


18. Masukan nama untuk acount anda


19. Kemudian masukkan pasword untuk user anda


20. Masukan ulang pasword untuk user anda


21. Selanjutnya menkonfigurasi waktu


22. Selanjutnya pada kotak dialog Partition Disk ini saya memilih yang kedua


23. Disini kita memilih Hardisk yang akan digunakan untuk mempartisi


24.  Selanjutnya kita pilih semua maka pilih yang pertama


25. Lalu muncul kotak dialog untuk meyakinkan apakah anda akan menulis disk
      dan menconfigurasi LVM, kita pilih ya
 

26. Kita pilih finish saja


27.  Pilih yes


28. Kita tunggu karena membutuhkan waktu sedikit lama


29.Kemudian kita disuruh menscan cd/dvd, kita pilih no saja


30. Kita juga tidak menggunakan jaringan mirror


31. Disini kita menunggu configurasi apt yang juga membutuhkan waktu agak
      lama

32.Lalu kita diberi pilihan untuk mengikuti survey, kita pilih no saja


33.  Selanjutnya kita memilih software yang akan diinstal, kita pilih SSH server
       dan standard system utilities


34. Selanjutunya kita memilig GRUB boot loader kita pilih yes

 

35. Pilih yang kedua


36. Selanjutnya muncul kotak pesan bahwa instalasi telah selesai, kita pilih
      continue


Nah sudah selesai menginstal debian ini, untuk konfigurasinya insyaallah saya akan memostingnya dilain waktu. Sekian dan Terimakasih Semoga Bermanfaat.





Selasa, 30 Juni 2015

Sinkronisasi Waktu di Proxmox


Sinkronisasi waktu merupakan penyetaraan/mensinkronisasikan maksudnya,dalam pengertian kecil yaitu memperbaiki waktu pada Proxmox.

Hal-hal yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Koneksikan pada Tp-Link anda.
2. Login.
3. Masuk ke terminal, dapat dengan cara cepat yaitu menekan tombol
    ctrl+alt+t  secara bersamaan. Kemudian masukan perintah ssh root@ip.
    Misalnya dengan ip address 192.168.10.4 seperti tampilan dibawah ini.


4. Menkonfigurasi local, dengan perintah dpkg-reconfigure locales. Seperti 
    tampilan di bawah ini dan perhatikan perintahnya.


5. Melakukan Configurasi Local, disini kita memilih en_US.UTF-8 UTF-8, seperti 
    tampialn dibawah ini.


    Masih pada konfigurasi local, selanjutnya kita memilih id_ID.UTF-8 UTF-8


    Cara memilihnya menggunakan space, jadi disini kita memilih 2 Configure
    Local. Seperti tampilan diatas lalu tekan tombol tab ok.

6. Setelah di ok, akan muncul kotak masuk yang berisi pertanyaan yang intinya
    apakah anda benar-benar memilih dengan benar, jika benar maka piih yang
    diatas dan enter


7. Konfigurasi ntp dengan perintah  ->  nano /etc/ntp.conf


    Kemudian muncul tampilan dibawah ini, gantikan kata "debian" menjadi "id"
    dibawah kata (# pool: <http://www.pool.ntp.org/join.html>.
    Simpan dengan ctrl+x, y dan enter


8. Restart ntp dengan perintah  /etc/init.d/ntp restart


9. Aktifkan ntp dengan perintah ntpq -p


    Hingga muncul tampilan dibawah ini. Jika angka-angka tersebut semakin
    kecil berarti menandakan bahwa kesalahan waktunya juga semakin kecil


10. Ping google dengan perintah ping google.com


11. Masuk ke web browser, ketikan IP Proxmox < 192.168.10.4 >. isikan User
     Name = root, dan Pastword = ********.


12. Pilih smk ype kroya pada icon+, pilih menu time


Terimakasih dan Semoga Bermanfaat



Senin, 29 Juni 2015

Mengenal Wifi dan Hotspot


A. Pengertian Wifi


     Sebuah sistem mesin virtual menyediakan platform sistem yang lengkap yang mendukung pelaksanaan sebuah sistem operasi lengkap (OS). Ini biasanya meniru arsitektur yang ada, dan dibangun dengan tujuan baik menyediakan platform untuk menjalankan program di mana perangkat keras yang nyata tidak tersedia untuk digunakan (misalnya, melaksanakan pada platform dinyatakan usang), atau memiliki beberapa contoh dari mesin virtual yang mengarah ke lebih efisien penggunaan sumber daya komputasi, baik dalam hal konsumsi energi dan efektivitas biaya (dikenal sebagai virtualisasi hardware, kunci untuk lingkungan komputasi awan), atau keduanya.

    
Proses mesin virtual (juga, bahasa mesin virtual) dirancang untuk menjalankan sebuah program tunggal, yang berarti bahwa ia mendukung proses tunggal. Mesin virtual seperti biasanya erat cocok untuk satu atau lebih bahasa pemrograman dan dibangun dengan tujuan memberikan Program portabilitas dan fleksibilitas (antara lain). Karakteristik penting dari sebuah mesin virtual adalah bahwa perangkat lunak yang berjalan di dalam terbatas pada sumber daya dan abstraksi yang disediakan oleh mesin virtual-itu tidak bisa keluar dari lingkungan virtual.


    Untuk menyambung ke LAN Wi-Fi, komputer harus dilengkapi dengan antarmuka jaringan wireless controller. Kombinasi komputer dan pengontrol antarmuka disebut stasiun. Untuk semua stasiun yang berbagi saluran komunikasi frekuensi radio tunggal, transmisi pada saluran ini diterima oleh semua stasiun dalam jangkauan. Transmisi tidak dijamin akan disampaikan dan karena itu adalah mekanisme pengiriman terbaik-usaha. Sebuah gelombang pembawa digunakan untuk mengirimkan data. Data ini diselenggarakan dalam paket, disebut sebagai "frame Ethernet".

Akses Internet     Teknologi Wi-Fi dapat digunakan untuk menyediakan akses internet ke perangkat yang berada dalam jangkauan jaringan nirkabel yang terhubung ke Internet. Cakupan dari satu atau lebih yang saling berhubungan jalur akses (hotspot) dapat diperluas dari daerah kecil seperti beberapa kamar sebagai besar sebanyak kilometer persegi. Cakupan di daerah yang lebih besar mungkin memerlukan sekelompok jalur akses dengan cakupan yang tumpang tindih. Misalnya, outdoor publik Wi-Fi teknologi telah berhasil digunakan dalam jaringan mesh nirkabel di London, Inggris.     Wi-Fi menyediakan layanan di rumah pribadi, bisnis, serta di ruang publik di hotspot Wi-Fi mengatur baik gratis-of-charge atau komersial, sering menggunakan portal halaman web captive untuk akses. Organisasi dan bisnis, seperti bandara, hotel, dan restoran, sering memberikan bebas menggunakan hotspot untuk menarik pelanggan. Penggemar atau kewenangan yang ingin memberikan layanan atau bahkan untuk mempromosikan bisnis di area tertentu kadang-kadang memberikan akses Wi-Fi gratis.     Router yang menggabungkan modem digital subscriber line atau modem kabel dan titik akses Wi-Fi, sering didirikan di rumah dan bangunan lainnya, menyediakan akses Internet dan internetworking untuk semua perangkat yang terhubung ke mereka, nirkabel atau melalui kabel
.



B. Hotspot

    
    Sebuah hotspot adalah lokasi fisik yang menawarkan akses internet melalui jaringan area lokal nirkabel (WLAN) melalui penggunaan router yang terhubung ke link ke penyedia layanan Internet. Hotspot biasanya menggunakan teknologi Wi-Fi.
    Hotspot dapat ditemukan di toko-toko kopi dan berbagai instansi umum lainnya di banyak daerah perkotaan maju di seluruh dunia. Sebuah hotspot dibedakan dari titik akses nirkabel, yang merupakan perangkat keras yang digunakan untuk menyediakan layanan jaringan nirkabel


Sejarah Hotspot
    Akses publik jaringan area lokal nirkabel (LAN) pertama kali diusulkan oleh Henrik Sjödin pada konferensi NETWORLD + Interop di Moscone Center di San Francisco pada bulan Agustus 1993. Sjödin tidak menggunakan hotspot jangka tetapi disebut LAN nirkabel dapat diakses publik.   Usaha komersial pertama untuk mencoba untuk membuat jaringan area lokal akses publik adalah perusahaan yang didirikan di Richardson, Texas dikenal sebagai PLANCOM (Public Local Area Network Communications). Para pendiri usaha itu, Mark Goode, Greg Jackson, dan Brett Stewart terlarut perusahaan pada tahun 1998, sementara Goode dan Jackson menciptakan MobileStar Networks. Perusahaan adalah salah satu yang pertama untuk menandatangani seperti lokasi akses publik sebagai Starbucks, American Airlines, dan Hilton Hotel. Perusahaan ini dijual ke Deutsche Telecom pada tahun 2001, yang kemudian diubah namanya dari perusahaan ke "T Mobile-Hotspot." Saat itulah istilah "hotspot" memasuki vernakular populer sebagai referensi untuk lokasi di mana LAN nirkabel dapat diakses publik tersedia.


Perbedaan antara Wifi dengan Hotspot

   Jadi, perbedaan antara Wifi dan Hotspot adalah WiFi itu jaringan untuk koneksi internet tanpa kabel (wireless) sedangkan Hotspot itu adalah titik akses Wifi. Keduanya tidak bisa dipisahkan, terkait satu sama lain.

Minggu, 28 Juni 2015

Perintah Dasar LINUX



Command Line

Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS, command line atau baris perintah di Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri enter untuk mengeksekusi perintah tersebut. Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan oleh karena itu pemakai Linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja. Sebaiknya pemula juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunanakan perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan akan perintah-perintah ini bisa sangat diperlukan.
Saya mengumpulkan beberapa perintah dasar yang mungkin kelak akan sering digunakan terutama oleh para pemula. Perhatian: pengetahuan akan perintah-perintah yang lain akan segera bertambah seiring dengan kemajuan Anda menguasai sistem operasi Linux ini.
Penjelasan masing-masing perintah akan dipersingkat saja dan untuk mengetahui lebih detail lagi fungsi-fungsi suatu perintah, Anda dapat melihat manualnya, misalnya dengan mengetikkan perintah man:

$ man ls
Manual tersebut akan menampilkan bagaimana cara penggunaan perintah lsitu secara lengkap.


Daftar Perintah Menurut Alfabet
& adduser alias bg cat cd chgrp chmod chown
cp fg find grep gzip halt hostname kill less
login logout ls man mesg mkdir more mount mv
passwd pwd rm rmdir shutdown su tail talk tar
umount unalias unzip wall who xhost + xset zip

& index
Perintah & dipakai dibelakang perintah lain dan menjalankannya di background. Tujuannya adalah untuk membebaskan shell agar bisa dipergunakan menjalankan proses-proses yang lain. Lihat juga perintah bg dan fg.
adduser index
Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yg baru. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan perintah passwd, yaitu perintah untuk membuat password bagi user tersebut.
# adduser udin
# passwd udin
Selanjutnya Anda akan diminta memasukkan password untuk user udin. Isikan password untuk udin dua kali dengan kata yang sama.
alias index
Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah. Misalnya bila Anda ingin perintah ls dapat juga dijalankandengan mengetikkan perintah dir, maka buatlah aliasnya sbb:
$ alias dir=ls
Untuk melihat perintah-perintah apa saja yang mempunyai nama lain saat itu, cukup ketikkan alias. Lihat juga perintah unalias.
bg index
Untuk memaksa sebuah proses yang dihentikan sementara(suspend) agar berjalan di background. Misalnya Anda sedang menjalankan sebuah perintah di foreground (tanpa diakhiri perintah &) dan suatu saat Anda membutuhkan shell tersebut maka Anda dapat memberhentikan sementara perintah tersebut dengan Ctrl-Z kemudian ketikan perintah bg untuk menjalakannya di background. Dengan cara ini Anda telah membebaskanshell tapi tetap mempertahankan perintah lama berjalan di background. Lihat juga perintah fg.
cat index
Menampilkan isi dari sebuah file di layar.
$ cat namafile
cd index
Change Directory atau untuk berpindah direktori dan saya kira Anda tidak akan menemui kesulitan menggunakan perintah ini karena cara penggunaanya mirip dengan perintah cd di DOS.
chgrp index
Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. Misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file. Sintaks penulisannya adalah sbb:
# chgrp <grup baru> <file>
chmod index
Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori. Anda dapat menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding. Ada tiga jenis permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu r untuk read, w untuk write dan x untuk execute.
Dengan menggunakan letter coding, Anda dapat merubah permission diatas untuk masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin.
Misalnya untuk memberikan ijin baca dan eksekusi file coba1 kepada owner dan group, perintahnya adalah:
$ chmod ug+rx coba1
Untuk mencabut ijin-ijin tersebut:
$ chmod ug-rx coba1
Dengan menggunakan sitem numeric coding, permission untukuser, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka, 4, 2 dan 1 dimana 4 (read), 2 (write) dan 1 (execute).
Misalnya untuk memberikan ijin baca(4), tulis(2) dan eksekusi(1) file coba2 kepada owner, perintahnya adalah:
$ chmod 700 coba2
Contoh lain, untuk memberi ijin baca(4) dan tulis(2) file coba3 kepada user, baca(4) saja kepada group dan other, perintahnya adalah:
$ chmod 644 coba3
chown index
Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori
$ chown <user id> <file>
cp index
Untuk menyalin file atau copy. Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2:
 $ cp <file1> <file2>
fg index
Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground. Lihat juga perintah bg diatas.
find index
Untuk menemukan dimana letak sebuah file. Perintah ini akan mencari file sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan. Sintaksnya adalah perintah itu sendiri diikuti dengan nama direktori awal pencarian, kemudian nama file (bisa menggunakan wildcard, metacharacters) dan terakhir menentukan bagaimana hasil pencarian itu akan ditampilkan. Misalnya akan dicari semua file yang berakhiran .doc di current direktori serta tampilkan hasilnya di layar:
$ find . -name *.doc -print
. /public/docs/account.doc
. /public/docs/balance.doc
. /public/docs/statistik/prospek.doc
./public/docs/statistik/presconf.doc
grep index
Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan.
$ grep <teks> <file>
Misalnya akan dicari file-file yang mengandung teks marginal di current direktori:
$ grep marginal <file>
diferent.doc: Catatan: perkataan marginal luas dipergunakan di dalam ilmu ekonomi
prob.rtf: oleh fungsi hasil marginal dan fungsi biaya marginal jika fungsi
prob.rtf: jika biaya marginal dan hasil marginal diketahui maka biaya total
  
gzip index
Ini adalah software kompresi zip versi GNU, fungsinya untuk mengkompresi sebuah file. Sintaksnya sangat sederhana:
 $ gzip <namafile>
Walaupun demikian Anda bisa memberikan parameter tertentu bila memerlukan kompresi file yang lebih baik, silakan melihat manual page-nya. Lihat juga file tar, unzip dan zip.
halt index
Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super useratau Anda harus login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown.
hostname index
Untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem.
[flory@localhost docs] $ hostname
localhost.localdomain
kill index
Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan. Tujuannya adalah menghentikan proses. $ kill <sinyal> <pid>
PID adalah nomor proses yang akan di hentikan.
less index
Fungsinya seperti perintah more.
login index
Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan login ID atau dapat juga digunakan untuk berpindah dari user satu ke user lainnya.
logout index
Untuk keluar dari sistem.
ls index
Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dir di DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar. Bila Anda menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file nonhidden(file tanpa awalan tanda titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar. Option -la artinya menampilkan seluruh file/all termasuk file hidden(file dengan awalan tanda titik) dengan format panjang.
man index
Untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah. $ man <perintah>
mesg index
Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg Anda dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar Anda dengan write atau talk. $ mesg y atau mesg n
Gunakan mesg n bila Anda tidak ingin diganggu dengan tampilan pesan-pesan dari user lain.
mkdir index
Membuat direktori baru, sama dengan perintah md di DOS.
more index
Mempaging halaman, seperti halnya less
mount index
Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini. Untuk melihat filesystem apa saja beserta mount-pointnya saat itu, ketikkan perintah mount. Perintah ini dapat Anda pelajari di bab mengenai filesystem. Lihat juga perintah umount.
$ mount
/dev/hda3 on / type ext2 (rw)
none on /proc type proc (rw)
/dev/hda1 on /dos type vfat (rw)
/dev/hda4 on /usr type ext2 (rw)
none on /dev/pts type devpts (rw,mode=0622)
mv index
Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebih dari dua argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori.
passwd index
Digunakan untuk mengganti password. Anda akan selalu diminta mengisikan password lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan password baru sebanyak dua kali. Password sedikitnya terdiri dari enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter.
pwd index
Menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang berada.
rm index
Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh file.
rmdir index
Untuk menghapus direktori kosong.
shutdown index
Perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintah halt. Pada beberapa sistem anda bisa menghentikan komputer dengan perintah shutdown -h now dan merestart sistem dengan perintah shutdown -r now atau dengan kombinasi tombol Ctr-Alt-Del.
su index
Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root dan user lain itu memiliki password maka Anda harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut.
tail index
Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file. Default baris yang ditampilkan adalah 10 tapi Anda bisa menentukan sendiri berapa baris yang ingin ditampilkan: $ tail <jumlah baris> <file file ....>
talk index
Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal Anda akan disalin di terminal user lain, begitu sebaliknya.
tar index
Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk. File arsip tersebut sering disebut sebagai file tar. Sintaknya sebagai berikut: $ tar <aksi> <option> <file atau direktori>
umount index
Adalah kebalikan dari perintah mount, yaitu untuk meng-unmount filesystem dari mount-pointnya. Setelah perintah ini dijalankan direktori yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan. # umount <filesystem>
unalias index
Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan diatas, gunakan perintah: $ unalias dir
unzip index
Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres dengan zip. Sintaknya sederhana dan akan mengekstrak file yang anda tentukan:
$ unzip <namafile>
Lihat juga perintah-perintah gzip dan unzip.
wall index
Mengirimkan pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruh user, misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan. # who Dear, everyone..... segera simpan pekerjaan kalian, server akan saya matikan 10 menit lagi.
who index
Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login. Misalnya:
$ who
root ttyp0 May 22 11:44
flory ttyp2 May 22 11:59
pooh ttyp3 May 22 12:08
xhost + index
Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus akses(xhost -) host atau user ke sebuah server X.
xset index
Perintah ini untuk mengeset beberapa option di X Window seperti bunyi bel, kecepatan mouse, font, parameter screen saver dan sebagainya. Misalnya bunyi bel dan kecepatan mouse dapat Anda set menggunakan perintah ini:
$ xset b <volume> <frekuensi> <durasi dalam milidetik>
$ xset m <akselerasi> <threshold>
zip index
Perintah ini akan membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip zip. Lihat juga perintah gzip dan unzip.

sumber: "http://pemula.linux.or.id/pengguna/command.html"

Sabtu, 27 Juni 2015

Konfigurasi Mikrotik

Pengertian

    MikroTik Router adalah sistem operasi linux yang dapat digunakan untuk
menjadikan komputer menjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hostspot.

Fitur-fitur pada Mikrotik :

* Firewall and NAT
* Routing
* HotSpot
* Point-to-Point tunneling protocols
* Simple tunnels
* IPsec
* Proxy
* DHCP
* NTP
* Monitoring/Accounting
* Tools
* Wireless
* Bridge
* VLAN

Kali ini saya menggunakan Mikrotik Router jenis RB750.
Langsung saja kita ke langkah-langkah Konfigurasi Mikrotik.
Siapkan Mikrotik dan Aplikasi Winbox(Aplikasi WinBox dapat didownload di http://mikrotik.co.id
  1. Sambungan kabel dari Internet ke mikrotik dan kabel dari Mikrotik ke Laptop
  2. Buka Aplikasi WinBox(Jika menggunakan S.O Linux dapat dijalankan dengan aplikasi Wine)
  3. kemudian cari mikrotik kita, dan klik mikrotik kita=>connect
  4. Kita buka Menu System=>identity, lalu masukan identitas(nama mikrotik)

     Klik OK
  5. Selanjutnya kita Pilih Menu Interfaces, Lalu Namai Interface yang diinginakan(saya menggunakan comment untuk memberi nama)


  6. Kemudian Pilih menu bridge, lalu klik icon +


     Kita klik Apply=> OK
  7. Masih dimenu bridge, pilih menu port, lalu klik icon + pilih ether2, dst(klik next), sampai ether4


  8. Selanjutnya masuk ke menu IP=>Adresses, lalu tambahkan(klik icon +)
    isikan IP(pertama saya menambahkan IP address untuk bridge server)


  9. Kemudian tambahkan lagi untuk IP address ether5(Hotspot)


  10. Selanjiutnya atur koneksi ether1(internet). Saya menggunakan DHCP Client(disesuaikan, bisa mengatur ether1 menggunakan Ip static)


  11. Selanjutnya masuk menu IP=>DNS , lalu masukan DNS-nya


  12. Kemudian mengatur Firewall, masuk menu IP=>Firewall



    kemudian pilih menu action


  13. Kemudian mengatur DHCP Server untuk Hotspot, Masuk menu IP=>DHCP Server








  14. Selanjutnya atur Hotspot, masuk menu IP=>Hotspot(Pilih Hotspot Setup)










     
Alhamdulillah, Konfigurasi Mikrotik telah selesai, itu adalah pengalaman saya sendiri.

Sharing :
- Pada konfigurasi ini, saya menggunakan Bridge karena Bridge itu fungsinya menggabungkan Interfaces dalam satu tempat.
- Konfigurasi ether1 untuk internet disesuaikan dengan IP publik, jadi ada dua cara, pertama mengguanakan DHCP Client(DHCP), yang kedua dapat menggunakan IP static(jadi pada IP address ether1 di berikan IP)
- Untuk pemakaian DHCP CLient, biasanya secara otomatis Routesnya(Gateway) akan terisi. akan tetapi kita juga perlu memastikannya.
- Untuk konfigurasi IP ether1(WAN) atau internet secara static, harus mengatur routesnya(gateway diisi manual). Masuk menu IP=>Routes